KegiatanJuni 10, 2024by Venteny

FGD VENTENY dan UMKM Hadirkan Menteri Ketenagakerjaan

Jakarta, 26 April 2022 – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, berkesempatan menjadi pembicara dalam acara Gema Ramadhan Bersama UMKM Kartini Jawa Timur, Mall Grand City Surabaya, Selasa (26/4/2022). Dalam sambutannya secara daring, Ida menyebut, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat berperan besar dalam Kementerian Tenaga kerja. “Berdasarkan data yang dihimpun 60,5 persen Produk Domestik Bruto atau PDB Indonesia berasal dari UMKM,” ujarnya.

-Kemudian, lanjut dia, 99,99 persen unit usaha di Indonesia semuanya adalah UMKM dengan jumlah 65 juta unit usaha. “96 persen total tenaga kerja di Indonesia berhasil diserap oleh UMKM. Serta 50 persen total pengguna UMKM adalah perempuan,” ungkapnya. “Ini adalah acara yang menarik karena mengajak langsung para pelaku usaha UMKM Kartini bangkit dari keterpurukan,” imbuhnya.

-Mengingat, kata Ida, sektor usaha tersebut terkena dampaknya secara langsung akibat badai Covid-19 selama 2 tahun. Ida berharap, semoga dadi acara yang digelar dari Selasa (26/4/2022) sampai (30/4/2022), para peserta acara dari UMKM juga bisa menemukan kiat, tips dan terobosan baru untuk terus maju . “Semoga para pelaku UMKM tetap tangguh dan berdaya di masa pemulihan pasca pandemi,” tandasnya.

-Dalam pengelolaan sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan. Di Indonesia, 99 persen dari pelaku usaha adalah UMKM, sedangkan setengahnya berasal dari kaum hawa. VENTENY hadir membantu pelaku usaha sekaligus para karyawan agar bisa mendapatkan akses untuk pengembangan usaha lebih baik.

Damar Raditya COO Group VENTENY, dalam Focus Group Discussion dengan tema, Cerdas Kelola Modal Dengan Strategi Finansial Tepat, menjelaskan, kendala permodalan masih menjadi momok menakutkan, dalam menjalankan roda usaha. “Hal-hal yang harus dipertimbangkan pertama, adalah sesuai dengan visi misi usaha harus punya proyeksi tentang apa yang harus dilakukan kedepan,” ujarnya, dalam acara Gema Ramadhan, Selasa (26/4/2022).

-Dengan proyeksi itu, lanjut dia, maka bisa menyusun permodalan, atau mungkin kapan saatnya perlu suntikan investor baru atau permodalan baru. Baginya, proyeksi itu juga bisa membuat sebuah strategi untuk pemasaran, sekaligus pengembangan produk yang baru. “Kami berharap para pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya di Jatim harus siap dengan market yang lebih luas, karena Asia tenggara adalah pasar yang sangat menarik,” beber Damar Raditya.

-“Kalau dibandingkan dengan wilayah lain, Asia Tenggara menawarkan perkembangan yang luar biasa,” lanjutnya. Dirinya menyebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dengan swasta, perbankan dan non perbankan. Sehingga potensi UMKM benar-benar dimaksimalkan. “Potensi UMKM ini luar biasa indonesia dan dari penyerapan tenaga kerja, 17 juta per orang bekerja di sektor itu. UMKM memegang andil besar dalam kontribusi pada perekonomian dan penggerak produk Indonesia,” tegasnya.

-VENTENY, kata dia, menghadirkan empat pilar besar yang ditawarkan bagi masyarakat yaitu, akses finansial, edukasi, kesehatan dan gaya hidup sehari. Kalau berbicara soal UMKM di Surabaya, untuk akses pendanaan sudah ada beberapa yang menyediakan pendanaan seperti fintech atau perbankan,” ucapnya. “Cuma permasalahannya, bagaimana pelaku umkm bisa memaksimalkan pendanaan yang diterima, Kadang menerima pendanaan lain cerita dengan memaksimalkan penggunaan dana,” lanjutnya.

-Damar menyatakan, VENTENY hadir sebagai wadah bagi UMKM supaya mereka bisa mendapatkan edukasi, dan bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis para pelaku usaha. “Sekaligus bisa mempertahankan visi misinya dan bisa memaksimalkan permodalan yang didapat. Kami membuat wadah agar para umkm bisa teredukasi terutama dari sisi permodalan,” terangnya.

-VENTENY hadir pada tahun 2019 di Indonesia. Keberadaan platform tersebut siap membantu umkm dengan maksimal. “Para pelaku UMKM harus tahu dulu kondisi pasar seperti apa, apakah ada kompetitor yang menawarkan produk sejenis. Kalau ada alangkah baiknya untuk mengetahui data data kompetitor supaya bisa melihat keunggulan produk. Data itu harus penting dan harus dilihat cermat,” paparnya

-Dia berpesan agar para pelaku UMKM harus benar benar mencatat dengan baik demi memudahkan keberlanjutan bisnis. “Harapan kami semoga UMKM di Indonesia bisa memiliki daya saing global karena potensinya sangat besar. Kami berkomitmen menjadi wadah bagi umkm terus berkembang memberikan pendidikan, teknologi, bantuan finansial untuk mendukung supaya lebih hebat lagi,” pungkasnya