Jun Waide, Membangun Kesejahteraan UMKM dan Karyawan di Indonesia melalui VENTENY

Indonesia, dengan potensi ekonomi yang melimpah dan keragaman ekonominya, memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dalam lanskap ekonomi negara ini. UMKM bukan hanya berkontribusi secara signifikan dalam penciptaan lapangan kerja, tetapi juga menjadi tulang punggung yang mendorong perekonomian lokal dan mengembangkan semangat kewirausahaan. Namun, sampai saat ini pemberdayaan kesejahteraan UMKM dan karyawan di Indonesia masih dirasa belum baik.

Oleh karena itu, Jun Waide, sebagai Founder & Group CEO VENTENY, memulai suatu perjalanan penting untuk meningkatkan peran strategis sektor UMKM dan mendorong kesejahteraan bersama para karyawan di dalamnya. Keharusan untuk memberdayakan UMKM dan memperhatikan kesejahteraan para karyawan di sektor ini menjadi fokus utama Jun.

UMKM di Indonesia mencakup beragam industri dan usaha, mulai dari jasa, produksi lokal, agribisnis, hingga produk kerajinan tangan. Ini menciptakan ekosistem yang sangat dinamis dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Dengan merangsang pertumbuhan dan perkembangan UMKM, negara ini memiliki kesempatan untuk merangsang peningkatan ekonomi berkelanjutan yang melibatkan lapisan masyarakat yang lebih luas,” Kata Jun.

Jun Waide memahami bahwa UMKM tidak jarang menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pasar yang lebih luas, dukungan finansial, dan teknologi modern. Oleh karena itu, melalui platform VENTENY, ia berusaha untuk menyediakan solusi yang inovatif dan relevan yang membantu mengatasi hambatan-hambatan ini. Melalui penggunaan teknologi digital dan layanan finansial yang disesuaikan, VENTENY memberikan jembatan akses bagi UMKM untuk meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendapatkan layanan keuangan yang lebih baik.

Tidak hanya UMKM yang menjadi fokus Jun Waide, tetapi juga kesejahteraan para karyawan yang bekerja di dalamnya. Dia menyadari bahwa kesejahteraan para karyawan merupakan faktor kunci dalam kesuksesan dan pertumbuhan berkelanjutan suatu bisnis. Dengan memberikan manfaat kepada para karyawan, seperti akses ke layanan kesehatan dan perlindungan asuransi, VENTENY ikut mendukung penciptaan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Melalui dedikasinya, Jun Waide tidak hanya berusaha untuk mengangkat UMKM dan para karyawan di dalamnya, tetapi juga mendorong peran yang lebih besar bagi ekosistem ekonomi Indonesia. “Dengan memfasilitasi pertumbuhan UMKM dan mendukung kesejahteraan para karyawan, saya ingin membantu menciptakan fondasi yang kokoh untuk ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkembang di masa depan,” Kata Jun.
Latar Belakang Jun Waide Mendirikan VENTENY

Bernama lengkap Junichiro Waide atau lebih dikenal dengan nama Jun Waide dilahirkan pada 22 April 1982, di Jepang. Ia seorang figur yang telah menarik perhatian dalam kancah bisnis Indonesia, merupakan seorang Warga Negara Jepang yang menduduki posisi sebagai Pendiri & Group CEO PT Venteny Fortuna International Tbk sejak bulan Agustus 2022. Ia berhasil meraih gelar Sarjana Manajemen (S1) dari Northeastern University pada tahun 2005.

Sebelum mendirikan VENTENY, Jun telah berpengalaman bekerja di Amerika dan Jepang. Selama masa kerjanya di kedua negara tersebut, Ia merasakan bahwa kesejahteraan karyawan mendapat perhatian lebih bagi perusahaan-perusahaan di sana. Namun, ketika Jun memutuskan untuk berkarir di negara-negara ASEAN, Ia mengamati bahwa tingkat kesejahteraan di wilayah ini belum sepenuhnya terpenuhi dan banyak karyawan yang belum merasakan manfaatnya. Dari situlah muncul semangat untuk mendirikan VENTENY, dengan tujuan utama: mensejahterakan karyawan-karyawan di seluruh negara ASEAN.

Lahir dengan semangat tersebut, perjalanan Jun Waide dimulai dari Filipina dan Singapura, sebelum akhirnya membawanya ke Indonesia. Ia memusatkan perhatiannya pada upaya memajukan kesejahteraan para karyawan. Di Indonesia, Jun Waide mengeksplorasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai ruang di mana ia dapat memberikan dampak positif yang lebih luas. Dengan kepekaannya terhadap tantangan yang dihadapi oleh UMKM dan dampaknya terhadap perekonomian nasional, ia menerima panggilan untuk berkontribusi secara nyata dengan mendirikan VENTENY. Jun Waide memahami bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian dan masyarakat Indonesia, dan melalui kepemimpinannya, ia berusaha untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan, inovasi, dan kesejahteraan di sektor ini.

Jun sampai saat ini telah menempati posisi penting di beberapa perusahaan diantaranya Founder & Komisaris PT VENTENY Matahari Indonesia (sejak 2018), Founder & CEO di Deltapeak Lending Inc. (sejak 2017), Founder & CEO di Venteny Pte. Ltd. (sejak 2016), Founder & CEO di Venteny Inc. (sejak 2015). Sebelumnya beliau menjabat sebagai CEO – Voyage Group Philippines, Inc (2011 – 2015), Operational Officer di International Business Office – Aucfan Co., Ltd (2011), Business Producer di BEENOS Inc. (2008 – 2011), dan Business Consultant – Pricewaterhouse Coopers Co., Ltd (New York) (2006 – 2008).

Visi Utama Jun Terhadap Kesejahteraan UMKM dan Karyawan

Visi Jun Waide terhadap kesejahteraan UMKM dan para karyawan sangatlah kolaboratif. Dia memahami bahwa tidak ada satu entitas pun yang dapat mengatasi tantangan yang kompleks yang dihadapi oleh sektor ini sendirian. Oleh karena itu, dia aktif berinteraksi dengan lembaga pemerintah, lembaga keuangan, asosiasi, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan UMKM dan para karyawan mereka.

Di tengah keragaman Indonesia, kesungguhan Jun Waide dalam meningkatkan kesejahteraan mencerminkan pemahaman mendalamnya terhadap tantangan dan peluang eksklusif yang dimiliki oleh sektor UMKM. Melalui solusi inovatif VENTENY serta pendekatan kolaboratif yang diterapkannya, ia sedang merintis jalan menuju ekonomi Indonesia yang lebih inklusif, tangguh, dan sejahtera. Dalam lingkungan ini, UMKM dan para karyawan mereka memiliki peluang untuk berkembang dan berkontribusi secara signifikan pada kesejahteraan bersama serta pertumbuhan negara.